Sunday, 4 November 2018

Keuntungan Penerapan Sistem Ujian Nasional Berbasisi Komputer (UNBK)



Pada tahun 2014, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mulai melaksanakan Ujian Nasional (UN) secara online atau yang disebut dengan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Saat itu, UNBK hanya dilakukan secara terbatas di SMP Indonesia Singapura dan SMP Indonesia Kuala Lumpur (SIKL). Karena hasilnya cukup memuaskan, Kemendikbud pun memutuskan untuk kembali melaksanakan UNBK pada tahun 2015 di sekolah-sekolah terpilih.

Keuntungan Penerapan Sistem Ujian Nasional Berbasisi Komputer (UNBK)
 
Rupanya, Kemendikbud kembali merasa puas dengan hasil UNBK 2015. Sistem tersebut kembali diterapkan pada UN 2016 mendatang. Jumlah sekolah yang terdaftar untuk mengikuti UNBK pun lebih banyak meskipun masih ada sekolah yang menerapkan UN berbasis kertas. Tapi, tentu ada banyak pro dan kontra yang menyertai diterapkannya UNBK ini.  Sebelum mengikutinya, ada baiknya kamu menyimak keuntungan dan kerugian sistem UN online berikut ini.
 
1. Menghemat Anggaran Negara
Keuntungan UNBK satu ini mungkin tidak dapat dirasakan oleh para peserta ujian, tetapi UNBK 2015 terbukti telah menghemat anggara negara hingga 30%. UNBK dinilai sangat irit karena tidak perlu mencetak dan mendistribusi naskah soal dan Lembar Jawaban Komputer (LJK). Negara menyimpan jumlah biaya pencetakan 35 juta eksemplar naskah soal sebanyak 560 miliar rupiah dan biaya pendistribusian soal yang mencapai 80 juta rupiah per wilayah.
Anies Baswedan selaku Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) mengatakan bahwa mengirim kertas sama dengan mengirim batu; berat dan mahal. UNBK membuat pelaksanaan UN menjadi jauh lebih efisien. Pihak sekolah juga tidak perlu memperbanyak naskah latihan soal UN di tempat fotokopi. Selama sekolah memiliki komputer, fasilitas listrik, dan jaringan internet yang memadai, para murid tingkat akhirnya bisa mengikuti 

2. Meminimalisir Terjadinya Kecurangan
Kamu tentu masih ingat dengan berbagai kasus bocornya soal-soal UN di berbagai wilayah, entah terjadi pada tahap pencetakan maupun pendistribusian. Salah satu alasan Kemendikbud menerapkan UNBK adalah untuk meminimalisir terjadinya kebocoran tersebut. Memang, masih ada kemungkinan sistem tersebut di-hack oleh para hackers, tetapi Kemendikbud pasti telah menciptakan sistem keamanan yang berlapis dan firewall yang kuat
Selain itu, sistem online-nya dirancang agar para peserta tidak mendapat celah untuk melakukan kecurangan. Secara keseluruhan, soal-soal yang diberikan pada para peserta UNBK mungkin sama, tetapi jenis soal yang muncul pada layar komputer tiap anak dapat berbeda. Kemendikbud telah menerapkan sistem acak pada soal-soal UNBK. Jadi, apabila soal nomer satu pada peserta A berisi tentang materi X, peserta B bisa saja mendapat soal dengan materi Y.

3. Sistem Online Otomatis
Sebelum UNBK diterapkan, para peserta UN harus lebih ekstra hati-hati dalam mengerjakan soal-soal UN. Karena masih menggunakan Lembar Jawaban Komputer (LJK), mereka harus waspada ketika melingkari pilihan jawabannya. Belum lagi harus memastikan pensil 2B yang digunakan tidak palsu agar jawaban mereka terbaca oleh komputer. Dengan UNBK, kamu tidak perlu mengalami kekhawatiran serupa.
Sistem semi-online yang diterapkan dalam UNBK akan langsung menyimpan jawaban dan data dirimu secara lebih rapi dan terstruktur. Jadi, soal dikirim dari server pusat secara online melalui jaringan ke server skeolah. Selama UNBK berlangsung, para peserta akan dilayani oleh server sekolah secara offline. Hasil ujian pun dikirim kembali dari server sekolah ke server pusat secara online.

4. Waktu Ujian Lebih Lama
Bagi sebagian besar murid SMA tingkat akhir, UN menjadi hal menakutkan yang menjadi beban. Seandainya bisa, mungkin mereka sudah meminjam mesin waktu Doraemon dan pergi ke masa ketika UN telah selesai dilaksanakan. Tetapi, sayangnya kamu harus menghadapi UN dalam jangka waktu yang lebih lama karena adanya sistem UNBK yang diterapkan oleh Kemendikbud ini.
Biasanya, UN berbasis kertas diselenggarakan selama tiga hingga empat hari. Tapi, UNBK 2015 lalu digelar dalam waktu seminggu. Hal ini disebabkan oleh adanya tiga sesi ujian yang diikuti secara bergantian oleh para peserta UNBK. Kecuali pihak sekolah memiliki komputer sebanyak jumlah peserta UN, mungkin hal tersebut tidak perlu dilakukan. Lagi pula, dalam sehari, UNBK dilakukan hanya untuk satu mata pelajaran. Jadi, manfaatkan hal ini untuk lebih fokus pada pelajaran yang diujikanpa pada hari itu.


No comments:

Post a Comment

SiteMap : Pengertian, Fungsi dan Cara Membuat Sitemap

Pengertian Sitemap adalah salah satu alat bantu untuk para webmaster yang mempermudah dalam pengenalan peta situs di dalam website. Den...